FF Lee Junho; I’ll Be Back Part4

Satu tahun telah berlalu, kini aku bekerja di salah satu perusahaan majalah ternama di Jakarta, aku merasa lebih nyaman saat ini, dan aku masih belum berani membuka barang-barang yang aku bawa dari apartemen ku saat ada di Korea, aku masih menyimpanya di dalam dus dengan rapih.

Hari ini seisi kantor nampak sibuk, kemarin pimpinan redaksi menyampaikan pada seluruh karyawan bahwa hari ini akan ada acara press confrence yang sangat penting di salah satu hotel di Jakarta, dan perusahaan majalah ini bekerja sama dengan promotor yang mengadakan acara tersebut untuk mempersiapkanya, dan beruntunglah aku tidak dapat tugas apapun mungkin mereka kasihan melihat ku seminggu kemarin harus pulang pergi Jakarta-Bandung untuk meliput satu acara yang penting. Aku kembali menyelesaikan pekerjaan ku namun seseorang mengetuk ruangan ku,

“Masuk”

“Ahh Yonna, nampaknya kamu masih sibuk” seseorang dengan suara yang aku kenal berdiri di hadapan ku,

“Aaah iya sih tapi sebentar lagi juga selesai, tinggal merefisi ulang tulisan ku” jawabku

“Yonna Pimpinan memintaku mengerjakan pekerjaan kamu, dia juga minta aku buat minta tolong sama kamu”

“Hah? Loh ko gitu, minta tolong apa?”

“Kamu tahu acara press confrence siang ini kan?”

“Iya aku tahu, lah terus ada apa?”

“Pimpinan minta kamu yang wawancara dan ngurus mereka sampai besok atau bisa di bilang LO mereka sampai besok, sekaligus nantinya kamu buat artikel tentang kedatangan mereka kesini”

“Ya Allah, ini aja belum selesai, tapi emangnya siapa sih yang kesini ko kayanya artis penting banget sampe nyibukin semua orang”

“Eeeeh ya! Kerja dimana sih kamu! Hahha kamu ga baca poster di mading?”

“Ga” jawab ku singkat, “emang siapa?”

“2PM ! itu tuh yang di hebohin banget sampe tiketnya ludes Cuma 15 menit”

“Hah!? Aa-aaku ga bisa deh kayanya” jawab ku kebingungan, kenapa mereka lagi fikirku, aku terdiam sesaat dan terfikir nama Junho yang dengan cepat melintas di kepalaku,

“Gabisa di tolak Yoonaa, ini kartu nya, cepetan pergi nanti terlambat!”

                Aku sampai di Lobby hotel dan aku melihat sekeliling ku, semua orang nampak sibuk kesana kemari, hingga ahirnya aku mendengar seseorang meneriakan nama ku,

“Yoona?” aku terkejut dan melihatnya, ah syukurlah bukan siapa-siapa, “Kamu pasti yang dari majalah itu ya? Ayo cepetan ke atas acaranya udah mau mulai mereka butuh penerjemah pengalaman kaya kamu”

“Hah? Aku? Penerjemah apaa?”

“Loh aku sangka pimpinan kamu udah kasih tahu kalau kamu juga harus jadi penerjemah buat pers Indo yang mau nanya sama mereka, Majalah kalian kan jadi sponsor utama jadi kalian juga ambil bagian yang penting disini”

“Tapi..” belum sempat aku meneruskan perkataan ku aku sudah ditarik ke dalam lift, dan menuju tempat press confrence berlangsung,

“Nah ini dia tempatnya, ayo masuk mereka udah mulai sesi foto kayanya, beruntunglah kamu ga telat” aku di tarik masuk dan saat aku membuka pintu aku bisa dengan jelas mengenali mereka semua ke-enam orang itu berdiri tepat di hadapan ku, dan aku rasa belum ada yang menyadari kedatangan ku hingga ahirnya salah satu MC dari acara tersebut mempersilahkan mereka duduk dan meminta ku untuk menyapa mereka,

“Ya, baiklah acara ini sebaiknya kita mulai dan Silahkan untuk Yoona untuk menyapa tamu kita kali ini” MC itu melihat ku, dan aku rasa Chansung yang duduk dekat dengan ku berbisik pada Junho,

“Yoona? Jinjayo?” (yoona? Benarkah?),                    

“Ahh, ya terimakasih, Annyeongehaseyo, selamat datang kembali di Indonesia, bagaimana kabar kalian?” ahirnya aku pun menampakan wajah ku pada mereka dan aku bisa melihat ekspresi mereka semua yang terkejut melihat ku, dan aku bisa melihat dengan jelas ekspresi Junho yang sepertinya ingin mengatakan sesuatu pada ku. sudah hampir dua jam aku berada di sini dan menerjemahkan semuanya hingga tiba-tiba terlontar sebuah pertanyaan yang sedikit membuat ku tidak nyaman, seseorang pers mengangkat tanganya dan bertanya,

“Kalian ini kan begitu terkenal di mana-mana saat ini bahkan nyaris seluruh dunia tahu tentang kalian, lalu bagaimana dengan hubungan asmara kalian apakah kali ini kalian sudah mendapatkan seseorang yang kalian cari? Dan apakah kalian berniat untuk mengumumkanya pada publik tentang ini?”

Aku bingung aku menatap Junho dengan perasaan kurang nyaman dan dengan perlahan aku menerjemahkanya dan menanyakanya pada mereka, saat aku menyelesaikan pertanyaan ku aku bisa meliat ekspersi muka mereka yang nampak kurang nyaman akan hal ini juga, dan ahirnya Nichkhun menjawabnya dengan singkat seakan dia tahu kalau pertanyaan ini membuat aku dan Junho nampak seperti orang yang kebingungan. Ahirnya press confrence pun berakhir dan aku dengan cepat mencari alasan untuk pulang namun salah satu panitia menarik ku dan memanggil ku,

“Yoona, sini sebentar” teriak seorang panitia

“Iya ada apa?”

“Mereka meminta mu untuk ikut makan malam bersama mereka, tanpa tolakan ayo sini biar aku menghantar mu ke bawah” ia menarik ku, aku belum bisa mengatakan apapun aku masih terdiam, rasanya air mataku ingin menetes, dengan cepat aku menutupi mata ku. Aku masuk ke dalam mobil dan masih terdiam membisu, setelah beberapa saat ahirnya kami sampai di sebuah rumah makan Korea di Jakarta dan aku turun dari mobil ku, aku melihat mereka masuk ke dalam dan aku mengikutinya dari belakang hingga ahirnya seseorang memeluk ku erat dari belakang dan mengejutkan ku,

“Aku mohon jangan pergi dulu, teganya kamu pergi tanpa bilang sama aku” aku diam dan takut untuk menatapnya, ia berputar dan menatap ku,

“Apa salah ku terlalu besar?” tanyanya dengan nada yang membuat ku merasa bersalah padanya,

“Junho, maafkan aku” aku perlahan menatapnya dan menghapus air mata ku

“Aku tahu kamu marah pada ku, karena aku datang ke apartemen mu malam itu, tapi kenapa kamu pergi gitu aja?”

“Aku tahu kamu pasti ngelarang aku pergi jadi aku minta Hyeyoon buat ga bilang apapun dan kemana aku pergi sama kamu”

“Aku minta maaf ya, jangan nangis lagi, ayo sekarang kita makan” ia menarik ku masuk ke dalam dan aku bisa melihat ekspresi mereka ber-lima saat melihat Junho menggandeng ku masuk ke dalam. Makan malam pun selesai aku kembali ke Apartemen ku, dan sebelum pulang ia memberikan ku sebuah tiket konser dan ia mengecup kening ku dan berkata,

“Maafkan aku, semua akan baik-baik saja, sampai jumpa esok”, dan begitulah malam itu berlalu dengan penuh tangisan dan perasaan bahagia.

Keesokan harinya aku menghubungi Hyeyoon, aku berkata padanya kalau saat ini aku sudah bertemu lagi dengan Junho, Hyeyoon sangat senang ia kaget karena ia tidak menyangka aku akan bertemu lagi denganya secepat itu. Pagi ini aku dengan cepat menuju tempat di mana konser di adakan aku membuat beberapa makanan untuknya dan membungkusnya dengan rapih. Aku melihat banyak sekali orang yang sudah mengantri menunggu acara di mulai dan aku rasanya tidak nyaman melihat mereka memperhatikan ku dengan sangat tajam, memang rasanya tidak adil aku dapat masuk ke area backstage dan bertemu mereka lebih awal, namun ini tugas ku meliput kegiatan 2PM hari ini.

“Aigooo, Yonna senang rasanya melihat mu lagi”, Mereka menyapa ku dengan senang,

“Hehehe, apa kabar kalian, ini aku bawakan makanan untuk kalian, semoga kalian suka” aku membuka bungkusan yang aku bawa untuk mereka,

“Waaaah terimakasih kami sangat senang”

“Ngomong-ngomong di mana Junho?” tanyaku sambil melihat sekitar

“Eeeiii, kamu mencarinya? Apa kamu Cuma kangen sama dia? Hahha”

“Yaaa Oppa bukan begitu aku hanya sudah lama ga ketemu aja” jawab ku sambil tertawa

“Asyik ya jadi Junho”, sahut Junsu dengan nada cemburu.

“Dia lagi di atas panggung katanya sih mau liat venuenya aja, coba aja kamu kesana” sahut Taecyeon sambil dengan lahap menyantap makanan yang aku bawa.

“Baiklah aku kesana ya Oppa hhehe” aku berjalan menuju arena panggung dan aku melihat Juhno berdiri di atas panggung sambil mencoba beberapa lagu yang akan ia bawakan,

“OWAAAA, OPPA, LEE JUNHOO, LEE JUHNOO, OPAAA~~” aku berteriak-teriak menirukan teriakan para fans yang histeris melihat mereka, ia pun terkejut dan tertawa,

“Yaaa! Bagaimana kamu bisa disini”

“Aku kan fans pribadi” jawab ku

“Hahha baiklah karena kamu fans pribadi ku jadi kali ini aku akan menyanyikan sebuah lagu untuk mu”

“Huaaa asik asik ayo ayo aku ga sabar dengernya” aku tersenyum senang, ia pun menyanyikan sebuah lagu yang ia ciptakan sendiri dan aku menjadi orang yang benar-benar beruntung saat itu, setelah selesai menyanyikan lagu tersebut ia menarik ku ke atas panggung dan memeluk ku, sambil berbisik menyanyikan sebuah lagu,

“I can’t forget your love~ I just wanna be with you~ I just wanna be with you~ you know my heart baby… sarangheyo” ia menatap ku memeluk ku lagi,

“Sarangheyo…” aku berbisik padanya, dan sekali lagi aku melihatnya tersenyum bahagia, aku rasa memang semua itu adil, ini sebuah proses dimana aku memang harus sabar dalam mendapatkan sesuatu yang aku inginkan dan kali ini aku sama sekali tidak ingin melepasnya, dan kami pun dengan baik menyimpan semua ini sampai saat nya nanti mereka semua harus tahu tentang kami.

the end~

gomawo yang udh baca semoga seru kalau ada req buat FF tinggal comment aja ya mksh..

tlg leave comment jg ya buat perbaikan di kemudian hari hehe^^

 

2 thoughts on “FF Lee Junho; I’ll Be Back Part4

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s