Cerpen :Untitled part 2

(Dari sudut pandang Raihan)

Sudah hampir satu tahun aku bergabung dengan band si sekolahan ku ini namun hingga saat ini hanya satu orang yang menbuat ku kagum yaitu kiara ia bukanlah hanya piawai dalam hal bernyanyi namun dalam hal seni lainya seperti melukis dan menggambar, ia juga bukan seperti remaja gadis lainya, aku melihat sesuatu yang berbeda darinya, ia lebih sederhana dan apa adanya, ia juga mudah dia ajak bersahabat, dan ia sangat loyal terhadap teman-temanya, aku kagum akan dirinya hanya saja aku tak tahu harus berkata apa kepadanya, sayangnya aku selalu menanggapi dia dengan dingin, jujur aku merasa kasihan kepadanya, aku penasaran dengan perasaan Kiara ,apa dia juga suka pada ku ? Tanya ku dalam hati, dan aku berharap Kiara suatu saat akan mengetahui perasaan ku ini, dan aku janji jika saatnya nanti aku akan mengungkapkan perasaan ku ini padanya.

***

Hari ini begitu cerah, sinar matahari masuk menyusupi jendela kamar ku namun sayangnya hari ini hari terahir ku bisa berada di Bandung, esok takan ada cerita lagi tentang SMAN 5, band ku, sahabat-sahabat ku, dan raihan, aku dan keluarga ku akan pindah ke eropa tepatnya di London, ayah ku mendapat pekerjaan baru di sana dan aku di terima di salah satu sekolah SMU yang bagus di sana dan rencananya aku akan melanjutkan sekolah di Royal Collage Music di London sana, dengan berat hati aku melangkahkan kaki ku untuk terhir kalinya di sekolahan ini dan aku berpamitan dengan sahabat-sahabat ku, dan bahagianya di hari terahirku ternyata “Kia !” panggil seseorang di belakang ku “Eh, kamu han ada apa ?” Tanya ku dengan wajah berkaca-kaca, aku sedih ini ini terahir kalinya aku bertemu dengan Raihan “Kia, aku mau ngajak kamu jalan malem ini boleh ga? Kan ini hari terahir sebelum  besok kamu pergi ke eropa Ki?” Tanya Raihan dengan senyumanya “Wah jelas mau dong Han ini kan hari terahir Kia di sini Han, makasih ya Han” jawab ku senang, tanpa berfikir aku menerima ajakanya “Yaudah nanti Raihan jemput ya sore jam setngah lima di rumah kamu ?” tanyanya “Boleh-boleh, sekali lagi makasih ya han” jawab ku senang ,lalu raihan pergi meninggalkan ku dengan sahabat-sahabat ku “Adeuhhh yang mau jalan bareng seneng banget nih !” sahut Tadia menggoda “Hahahaha ya bahagia dong masa ga sih, iya ga Ki ?” Tanya Dhika sambil tertawa puas, aku hanya dapat tersenyum senang. Sore ini aku bersiap-siap dan berdandan beda entah mengapa aku tiba-tiba ingin Nampak beda dari biasanya dan aku memandangi hadiah-hadiah kecil dari sahabat-sahabat ku yang akan selalu ku kenang, tiba tiba “De, di bawah ada yang cari tuh !” ujar mamah sambil membuka pintu kamar ku “Aduh anak mamah udah cantik mau kemana ?” Tanya mamah ,muka ku berubah merah aku malu aku bahkan belum pernah tampak seperti ini dengan baju yang modis namun simple menggunakan jaket kulit hitam dan scarft merah bercorak hitam dan celana jeans biru tua dan unkle shoes coklat dengan haknya yang cukup rendah ,aku Nampak berbeda  “Hehe aku mau pergi dulu ya mah sama Raihan” jawabku dengan wajah malu “Aduh anak mamah udah punya pacar” goda mamah sambil menertawakan ku “Ih bukan pacar mamah ,hhe belum amien” jawabku sambil tertawa juga ,aku turun ke bawah dan menemuin Raihan di luar rumah “Dah mamah, pergi dulu ya mah!” aku melambaikan tangan dan pergi bersama Raihan ,Nampak senyuman mamah saat melihat ku pergi . “Kita mau kemana sih Han ?” tanyaku penasaran “Ada aja tempat kesukaan raihan nih !” jawabnya sambil tertawa “Ih main rahasia-rahasiaan jahat !” jawabku kesal dan ia tertawa “Yee kalo kamu tau garame !” jawab raihan tersenyum ,aku sampai di suatu caffe di daerah dago pakar dan baru ku sadari ternyata hari itu Raihan tampil dengan bandnya dan ia membawak satu lagu dan ia mengajak ku bernyanyi bersama bandnya ,aku pun bernyanyi bersama bandnya membawakan lagu Rasa ini-Vierra ,dan saat itu aku melihat sesuatu perasaan berbeda darinya dan aku berharap itu perasaan yang aku ingin kan.Tiba-tiba “Kia, raihan sebenernya suka sama kamu tapi selama ini Raihan bingung gimana Raihan bilangnya sama kamu ,jujur Ki Cuma kamu yang buat Raihan kaya gini selama ini, banyak perempuan yang lebih tapi mereka ga ada bedanya dan Raihan liat sesuatu yang berbeda dari kamu Ki” ujar Raihan setelah kita tampil di belakang panggung, ia mengajak ku keluar dari tempat itu dan mencari udara sejuk dan menikmati pemandangan kota bandung, aku terdiam mendengar ucapanya, di hari terahirku di bandung Raihan berkata seperti itu seolah menahan ku untuk pergi meninggalkan semuanya, tiba-tiba aku meneteskan air mata aku tak dapat membendungnya dan satu kalimat terahir dari nya “Raihan percaya kita bakal ketemu lagi dan saat itu tiba perasaan ini masih sama ,Raihan sayang sama kamu Kia” dan setelah itu hanya bayangnya yang dapat aku rasakan.

***

Di kota London

Aku tersadar dari anganku dan kenangan ku akan Indonesia, aku masih percaya akan kata-katanya “Raihan percaya kita bakal ketemu lagi dan saat itu tiba perasaan ini masih sama, Raihan sayang sama kamu Kia!” ucapan itu terngiang-ngiang di telingaku dan tiba-tiba saja di caffe ini suasana berubah ramai ternyata malam ini ada Event yang cukup besar ada beberapa musisi muda yang berasal dari luar London akan tampil perdana di caffe ini, namun aku masih terdiam di kursi ini menikmati secangkir coklat panas yang masih belum kuhabiskan, namun dengan diam perlahan aku mendengarkan alunan music yang mulai di mainkan, diawali dengan indahnya suara terompet lalu dilanjutkan dengan alunan piano klasik yang indah, bunyi biola yang menggetarkan suasana, satu lagu berhasil mereka mainkan ,namun tak juga membuatku ingin melihatnya, aku masih terdiam menikmatinya,namun lagu kedua ini berbeda tiba-tiba saja dengan tak sengaja aku menumpahkan coklat ku, aku tersadar dari lamunan ku dan saat itu aku mendengar suara piano yang mengawali lagu kedua dengan indah dan tiba-tiba aku menyadari itu bukanlah piano klasik itu hanya suara piano yang dimainkan dalam sebuah keyboard lalu terdengar suara-suara effect keyboard yang khas, aku tersadar akan sesuatu, aku bangkit dari kursi ku dan berjalan ke arah panggung dan aku tahu tuhan selalu mengabulkan doa-doa ku, Nampak seorang lelaki yang aku kenal ,tampan, ramah dan piawai dalam memainkan keyboard dan efek-efeknya, dan lelaki itu Raihan .

***

Keesokan harinya di London

“Hey isn’t that the boy who playing his piano soo wondefull last night ?” Tanya seorang temanku sambil menujuk kebelakang ku, dengan cepat aku berbalik dan lelaki itu menghampiri ku “So did I  know you ma’am ?” Tanya lelaki itu dengan senyuman nya, “Do you think I’ll forget you ?” aku menjawabnya sambil tertawa dan tersenyum bahagia, ia memeluk ku dan aku tak dapat menahan tangisan ku “I know youn wont maam!” jawabnya yang tetap memeluk ku dengan erat, lalu ia melepaskan pelukanya yang hangat dan bertanya “Jadi sekarang kamu mau ninggalin aku lagi ga ?” tanyanya “Kamu fikir aku bisa lari kemana lagi? aku pergi dari Indonesia dan ternyata ahirnya kamu ke sini juga, jadi nampaknya aku ga bisa pergi lagi” jawab ku senang “Hahaha ga akan kamu ga bisa pergi lagi, kamu Cuma buat aku, hanya aku dan kamu” ia menjawab meyakinkan ku .

Ahir yang bahagia di sini di tempat ini di London tepatnya kami mengikat janji untuk meraih mimpi kami bersama dan saat ini ia di terima di salah satu Music Orchestra ternama di London sebagai pianis dan aku dapat meraih impianku menjadi penyanyi Jazz yang handal, dengan kemampuan ku ini, aku sudah bisa menjelajahi seluruh sudut kota London, megahnya kota Paris dan bulan ini aku akan berangkat ke Korea untuk suatu event besar, terima kasih ya Tuhan engkau memberikan ku kehidupan yang sangat indah, dan mulai saat ini aku percaya “Aku pasti bisa!”.

 ….

 

Hehe Cerpen ini sedikit ber-unsur curhat tapi di per lebay, harapanya sih punya cerita hidup se bahagia ini tapi tau lah hidup ga akan sesempurna ini, cerpen ini jadi bahan ujian kelas 2 SMA, jadi bahasanya baku🙂

 

-penulis-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s