curhatan (lagi) efek galau

Suatu saat di suatu padang rumput yang indah luas dan tenang tumbuhlah beberapa pohon yang besar di sana hidup beberapa burung dengan jenis yang berbeda ,suatu hari salah satu induk burung melihat anaknya yang baru menetas ia sangat bahagia ,anak burung itu ,aku .

Aku yang hanya seorang burung kecil yang masih sangatlah lembut dan tak mengerti apa-apa harus mengelami kehilangan yang besar ,saat kembali ke sarang ku kulihat indukku hilang ! lalu aku menangis seorang diri ,aku yang belum dapat berbuat apa-apa hanya dapat berdoa suatu saat aku akan menemukan orang yang juga menyayangiku .

Lama sudah aku berharap akan kedatangan orang itu aku mencoa berjalan perlahan-lahan hingga ahirnya aku menemukan tempat yang nyaman untuku ,di tempat itu aku belajar hidup ,belajar merasakan pahitnya hidup hingga suatu saat ,seekor burung lainya menghampiri ku ia berkata lembut kepadaku dengan isyaratnya ,aku tak mengerti apa yang ia maksud sebenarnya yang aku tahu ia hanya menghiburku ,hingga suatu hari ia menggelelng gelengkan kepalanya kepadaku dan mengejak ku terbang dengan isyaratnya ,terbang jauh jauh jauh dan tinggi namun saat di atas sana aku sadar akan isyaratnya selama ini tiba-tiba aku merasa tidak nyaman hingga aku mencoba turun lagi sendiri dari kenikmatan itu ,kenikmatan berada di alam bebas tanpa ada yang mengganggu dan di sana kau bisa melihat segalanya ,saat aku turun perlahan ia mencoba menarik ku lagi ,namun aku berkata dengan isyarat ,tiba-tiba ia mengajaku kembali ke daratan dan mendarat dengan mulus tapi setelah itu , ia meninggalkan ku ,sedih bukan ? kehilangan sesuatu yang kita sayangi ahirnya ?

Aku mencoba terbang sendiri berharap ia ada di atas sana dan menyambutku dengan isyaratnya ,namun apa yang ku dapat ? coba tebak ? seekor burung kecil dengan sayap yang masih rapuh dan tubuhnya yang belum begitu kuat terbang sendiri ke langit yang luas tinggi jauh jauh jauh jauh sekali dari daratan yang mungkin hanya sedikit kemungkinan aku terjatuh !

Aku terbang terbang tinggi sekali tapi aku tak menemukan isyaratnya yang selalu membuat ku tersenyum ,sampai aku ahirnya memutuskan untuk berhayal terbang semakin jauh dan tinggi dan aku menemukanya ! dengan yang lainya namun sesaat ia tersenyum pada ku dan memberiku isyratnya dan ku tahu itu … yang terahir bagi ku untuk senyumannya .

Aku menangis tersedu-sedu hingga kini aku jatuh bebas dari ketinggian yang sangat lah tak wajar aku tebanting ke kanan ke kiri dan seterusnya sayap ku mulai patah perlahan aku terluka badan ku penuh dengan darah yang bertetesan ,tak ada yang mencoba menolong ku ! tak ada ! bahkan ia sekali pun ,namun setelah itu aku hanya melihatnya dai jauh sambil bersembunyi dan selalu aku sadari ia menyadarinya .

Aku tahu kau menyadari dan aku mau kau seperti yang dulu yang selalu memberikan senyumanmu untuk ku .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s